BALIKPAPAN – Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mulawarman bersama Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI) terus memperkuat sinergi dengan dunia industri melalui kunjungan industri ke PT Alfa Tekno Gunatama  di Balikpapan, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, memperluas peluang kerja bagi alumni, serta menjajaki berbagai bentuk kerja sama yang mendukung pengembangan pendidikan berbasis kebutuhan industri.

Tim dari Program Studi Fisika FMIPA Universitas Mulawarman dipimpin oleh Ketua Jurusan Fisika Dr. Djayus, M.T., didampingi Koordinator Program Studi Fisika Dr. Rahmawati Munir, S.Si., M.Si., Kepala Laboratorium Fisika Dasar, Kholis Nurhanafi, S.Si., M.Sc., serta Ketua Ikatan Mahasiswa Fisika (IMF), Andi Rezki Afriz, Ketua Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFI), Muhammad Ridho beserta tim lainnya sebanyak 15 orang. Kehadiran tim disambut langsung oleh Direktur PT Alfa Tekno Gunatama, Aan Setiawan, S.T., dan Wakil Direktur, Gunawan Fatahillah Utomo, S.Si.

Dalam sambutannya, Aan Setiawan memperkenalkan profil PT Alfa Tekno Gunatama sebagai perusahaan yang bergerak di bidang instrumentasi, sistem kontrol, konsultansi, integrasi teknologi, serta penyedia solusi industri. Meskipun baru berdiri pada tahun 2024, perusahaan ini telah dipercaya menangani berbagai proyek strategis nasional, khususnya pada sektor minyak dan gas bumi (migas), serta sektor perkebunan dan pertambangan.

Menariknya, Aan Setiawan merupakan lulusan Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung (ITB) yang telah memiliki pengalaman panjang dalam bidang instrumentasi dan sistem kontrol industri. Sementara itu, Wakil Direktur PT Alfa Tekno Gunatama, Gunawan Fatahillah Utomo, S.Si., merupakan alumni Program Studi Fisika FMIPA Universitas Mulawarman, yang kini berperan dalam pengembangan teknologi dan manajemen perusahaan.

Kehadiran alumni pada jajaran pimpinan perusahaan memberikan inspirasi tersendiri bagi mahasiswa HIMAFI yang mengikuti kunjungan tersebut. Mahasiswa dapat melihat secara langsung bahwa lulusan Fisika memiliki peluang karier yang luas dan mampu berkontribusi pada sektor industri strategis melalui kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Dalam sesi diskusi, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat diwujudkan dalam waktu dekat. Beberapa agenda yang menjadi fokus pembahasan meliputi pelaksanaan kuliah praktisi, kuliah tamu, program Praktik Kerja Lapangan (PKL), penguatan pembelajaran berbasis simulasi Programmable Logic Controller (PLC), serta kerja sama pembimbingan penelitian skripsi mahasiswa, khususnya pada bidang Elektronika dan Instrumentasi.

Ketua Jurusan Fisika, Dr. Djayus, M.T., menyampaikan bahwa perkembangan teknologi industri yang sangat cepat menuntut perguruan tinggi untuk terus menyesuaikan proses pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kolaborasi dengan industri sangat penting untuk memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan teknologi. Dengan demikian, lulusan tidak hanya memiliki kemampuan teoritis yang kuat, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmunya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di dunia industri,” ujarnya.

 

Salah satu topik yang mendapat perhatian khusus dalam diskusi adalah kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang memiliki kompetensi di bidang instrumentasi, sistem kontrol, otomasi, sensor, dan integrasi teknologi digital. PT Alfa Tekno Gunatama menjelaskan bahwa industri saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang mampu bekerja secara multidisiplin, mulai dari perancangan sistem, perakitan perangkat, analisis data, hingga integrasi perangkat keras dan perangkat lunak.

Aan Setiawan menjelaskan bahwa lulusan Fisika memiliki keunggulan karena dibekali pemahaman dasar yang kuat dalam berbagai bidang ilmu, seperti elektronika, pengukuran, termodinamika, pemrograman, dan analisis sistem. Kompetensi tersebut sangat relevan dengan kebutuhan industri modern, khususnya pada sektor migas yang memiliki divisi khusus Electrical and Instrumentation (E&I).

“Fisika memberikan dasar berpikir analitis yang kuat. Di dunia industri, kemampuan memahami sistem, menganalisis masalah, dan merancang solusi menjadi kompetensi yang sangat dibutuhkan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, peserta juga memperoleh pemaparan mengenai berbagai proyek yang sedang dikerjakan perusahaan. Salah satunya adalah pengembangan sistem Automatic Tank Gauging (ATG) yang digunakan untuk mengukur dan memantau tinggi fluida pada tangki penyimpanan energi. Teknologi ini merupakan bagian dari program ketahanan energi nasional yang telah diterapkan pada ratusan depot di berbagai wilayah Indonesia.

Selain itu, PT Alfa Tekno Gunatama juga mengembangkan berbagai solusi teknologi berbasis sistem kontrol dan monitoring, seperti Real-time Monitoring System (RMS) untuk aktivitas pertambangan batubara, sistem kontrol berbasis web server yang dapat diakses secara mobile, serta berbagai instrumen untuk kebutuhan industri dan pengelolaan lingkungan.

Mahasiswa Fisika menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Dalam sesi tanya jawab, mahasiswa menggali informasi mengenai prospek karier pada bidang instrumentasi, peluang kerja di sektor migas, serta keterkaitan berbagai Kelompok Bidang Keahlian (KBK) di Program Studi Fisika dengan kebutuhan dunia industri.

Pihak perusahaan menjelaskan bahwa seluruh bidang peminatan di Program Studi Fisika memiliki relevansi dengan industri. Tidak hanya bidang Elektronika dan Instrumentasi, tetapi juga Geofisika dan bidang lainnya yang berkaitan dengan teknologi sensor, akuisisi data, monitoring lingkungan, serta pengolahan informasi berbasis teknologi digital.

Lebih lanjut, PT Alfa Tekno Gunatama juga memperkenalkan beberapa alumni Fisika Universitas Mulawarman yang saat ini telah berkontribusi pada berbagai proyek industri nasional. Hal tersebut menunjukkan bahwa lulusan Fisika memiliki daya saing yang tinggi dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, PT Alfa Tekno Gunatama membuka peluang kerja sama dalam bentuk program PKL, kuliah praktisi, pendampingan penelitian mahasiswa, hingga pengembangan kompetensi berbasis kebutuhan industri. Program-program tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual sekaligus meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Program Studi Fisika FMIPA Universitas Mulawarman dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri, serta SDGs poin 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor industri.

Melalui kunjungan industri ini, Program Studi Fisika FMIPA Universitas Mulawarman bersama HIMAFI berharap dapat membangun kemitraan yang berkelanjutan dengan PT Alfa Tekno Gunatama. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan berbagai program yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, pengembangan penelitian terapan, serta perluasan peluang karier bagi lulusan Fisika di masa depan.

berita Rahmawati Munir